Rumus VLOOKUP untuk Gabungkan Data dari Sheet Lain
Kasus umum di kantor: data tersebar di beberapa sheet (per cabang, per bulan, atau per divisi), tapi laporannya harus jadi satu. VLOOKUP bisa menarik data dari sheet lain tanpa copy-paste manual.
1. Kasus: data cabang terpisah sheet
Anggap ada sheet "Cabang Jakarta" berisi data penjualan per SKU:
| A | B | C | |
|---|---|---|---|
| 1 | Kode SKU | Nama Barang | Total Jual |
| 2 | SKU-01 | Kemeja Polos | 3.000.000 |
| 3 | SKU-02 | Celana Kerja | 2.000.000 |
2. Rumus dasar tarik dari sheet lain
Di sheet rekap gabungan, kode SKU ada di A2. Total Jual dari cabang Jakarta (B2):
=VLOOKUP(A2,'Cabang Jakarta'!$A:$C,3,FALSE)Nama sheet yang mengandung spasi ("Cabang Jakarta") harus diapit tanda kutip satu di depan tanda seru.
3. Kalau ada SKU yang tidak ada di cabang itu
Wajar kalau satu SKU cuma dijual di sebagian cabang — tanpa penanganan khusus, VLOOKUP akan menampilkan error #N/A yang bikin rekap kelihatan berantakan. Bungkus dengan IFERROR:
=IFERROR(VLOOKUP(A2,'Cabang Jakarta'!$A:$C,3,FALSE),0)Sekarang SKU yang tidak ditemukan otomatis tampil 0, bukan error:
| A | B | C | |
|---|---|---|---|
| 1 | Kode SKU | Jakarta | Bandung |
| 2 | SKU-01 | 3.000.000 | 1.500.000 |
| 3 | SKU-03 | 0 | 800.000 |
4. Template siap pakai
Template Excel siap pakai untuk kasus ini — rumus dan format sudah aktif, tinggal isi data sendiri.
Unduh Template Excel (.xlsx) ↗Ini baru 1 dari 5 template Rekap & Laporan. Mau semuanya digabung jadi 1 file siap pakai?
Kit Rekap & Laporan Lengkap — Segera hadir