Bagian 1 dari 4 · Slip Gaji Lengkap
Rumus Hitung Gaji Pokok dan Tunjangan di Excel
Sebelum bicara potongan BPJS atau PPh 21, langkah pertama bikin penggajian di Excel adalah menjumlahkan semua komponen gaji jadi satu angka: gaji kotor (gross).
1. Susun komponen gajinya per kolom
| A | B | C | D | E | F | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Nama | Gaji Pokok | Tunj. Jabatan | Tunj. Transport | Tunj. Makan | Gaji Kotor |
| 2 | Budi | 4.500.000 | 500.000 | 300.000 | 400.000 | 5.700.000 |
2. Rumus gaji kotor
Anggap Gaji Pokok di kolom B sampai Tunjangan Makan di kolom E. Di kolom Gaji Kotor (F2):
=SUM(B2:E2)Lebih aman pakai SUM daripada menjumlahkan satu-satu (=B2+C2+D2+E2) — kalau nanti nambah kolom tunjangan baru di tengah, SUM otomatis ikut menghitungnya selama masih di dalam rentang.
3. Kalau karyawan tidak masuk penuh sebulan
Untuk karyawan baru atau yang cuti tanpa gaji sebagian hari, gaji pokok perlu diprorata sesuai hari kerja aktual. Misalnya Rian baru masuk pertengahan bulan:
| A | B | C | D | E | |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Nama | Gaji Pokok Penuh | Hari Kerja Bulan | Hari Masuk Aktual | Gaji Pokok Prorata |
| 2 | Rian | 4.500.000 | 22 | 10 | 2.045.455 |
=(B2/C2)*D2Gaji pokok penuh dibagi hari kerja sebulan, dikali hari yang benar-benar dimasuki: (4.500.000/22)×10 = Rp2.045.455. Sesuai kolom E di tabel.
4. Template siap pakai
Template Excel untuk kasus ini sudah jadi bagian dari template gabungan "Slip Gaji Lengkap" — rumus dan format sudah aktif, tinggal isi data sendiri.
Unduh Template Excel (.xlsx) ↗Ini baru 1 dari 6 template Payroll & Absensi. Mau semuanya digabung jadi 1 file siap pakai?
Kit Payroll & Absensi Lengkap — Segera hadir