belajarexceladmin.id

Bagian 2 dari 4 · Slip Gaji Lengkap

Cara Hitung Potongan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan di Excel

Persentase iuran dan batas atas upah BPJS bisa berubah sesuai peraturan terbaru. Angka di artikel ini cuma contoh untuk menjelaskan cara bikin rumusnya — cek angka resmi terbaru dari BPJS sebelum dipakai untuk penggajian sungguhan.

1. Konsepnya: persentase, tapi dibatasi upah maksimum

Potongan BPJS yang ditanggung karyawan dihitung sebagai persentase dari gaji, tapi gajinya dibatasi sampai angka maksimum tertentu (upah yang dijadikan dasar perhitungan tidak boleh lebih dari batas atas resmi). Karyawan bergaji besar tetap dipotong berdasarkan batas atas itu, bukan gaji aslinya.

2. Simpan persentase dan batas atas di sel terpisah

Jangan tulis persentase langsung di dalam rumus — simpan di sel referensi, misalnya di kolom H, supaya gampang di-update kalau aturan berubah:

AB
1KeteranganNilai
2Batas Atas Upah Kesehatan12.000.000
3Persentase Kesehatan1%
4Batas Atas Upah JHT10.000.000
5Persentase JHT2%

3. Rumusnya

Anggap Gaji Kotor di kolom B, dan referensi di atas ada di $H$1 sampai $H$4. Potongan BPJS Kesehatan (C2):

=MIN(B2,$H$1)*$H$2

MIN(B2,$H$1) memastikan dasar perhitungannya tidak pernah melebihi batas atas, berapa pun gaji aslinya. Pola yang sama dipakai untuk BPJS Ketenagakerjaan (D2):

=MIN(B2,$H$3)*$H$4

4. Contoh hasilnya

Untuk Budi dengan gaji kotor Rp5.700.000 (di bawah kedua batas atas):

ABCDE
1NamaGaji KotorPotongan KesehatanPotongan JHTTotal Potongan BPJS
2Budi5.700.00057.000114.000171.000

Total Potongan BPJS (E2) tinggal dijumlahkan:

=C2+D2

5. Template siap pakai

Template Excel untuk kasus ini sudah jadi bagian dari template gabungan "Slip Gaji Lengkap" — rumus dan format sudah aktif, tinggal isi data sendiri.

Unduh Template Excel (.xlsx) ↗

Ini baru 1 dari 6 template Payroll & Absensi. Mau semuanya digabung jadi 1 file siap pakai?

Kit Payroll & Absensi Lengkap — Segera hadir