Cara Bikin Surat Penawaran Harga Otomatis
Surat penawaran harga mirip invoice, tapi biasanya punya dua hal tambahan: potongan harga untuk pembelian banyak, dan batas waktu berlakunya penawaran.
1. Buat tabel daftar harga penawaran
| A | B | C | D | |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Nama Barang | Qty | Harga Satuan | Total |
| 2 | Meja Kantor | 12 | 1.200.000 | 12.960.000 |
2. Rumus diskon otomatis untuk pembelian banyak
Kalau Qty 10 unit atau lebih, beri diskon 10%. Anggap Qty di kolom B, Harga Satuan di kolom C. Total (D2):
=IF(B2>=10,B2*C2*0.9,B2*C2)Untuk 12 unit dengan harga Rp1.200.000: 12 × 1.200.000 × 0,9 = Rp12.960.000 — sesuai tabel di atas. Kalau Qty di bawah 10, harga dihitung normal tanpa potongan.
3. Masa berlaku penawaran otomatis
Supaya tidak perlu ganti tanggal manual tiap bikin surat baru, hitung otomatis dari tanggal surat dibuat (misal berlaku 14 hari):
=TODAY()+14Contohnya kalau surat dibuat hari ini:
| A | B | |
|---|---|---|
| 1 | Tanggal Surat | Berlaku Sampai |
| 2 | 05/09/2026 | 19/09/2026 |
4. Template siap pakai
Template Excel siap pakai untuk kasus ini — rumus dan format sudah aktif, tinggal isi data sendiri.
Unduh Template Excel (.xlsx) ↗Ini baru 1 dari 7 template Surat & Dokumen. Mau semuanya digabung jadi 1 file siap pakai?
Kit Surat & Dokumen Lengkap — Segera hadir