Bagian 2 dari 2 · Invoice & Kwitansi Otomatis
Cara Bikin Invoice dan Kwitansi Otomatis di Excel
Invoice dan kwitansi biasanya dibuat berpasangan — invoice merincikan barang/jasa, kwitansi jadi bukti pembayarannya. Begitu total invoice terhitung otomatis, kwitansinya tinggal menariknya.
1. Buat tabel item invoice
| A | B | C | D | |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Nama Barang/Jasa | Qty | Harga Satuan | Subtotal |
| 2 | Jasa Konsultasi | 1 | 1.000.000 | 1.000.000 |
| 3 | Materi Cetak | 50 | 10.000 | 500.000 |
2. Rumus subtotal dan total
Subtotal tiap baris (D2):
=B2*C2Total keseluruhan invoice, di baris terakhir:
=SUM(D2:D3)Dari contoh di atas, totalnya Rp1.500.000.
3. Tampilkan jumlah dalam tulisan di kwitansi
Di bagian kwitansi, pakai fungsi Terbilang dari Rumus Terbilang: Ubah Angka Jadi Huruf untuk Kwitansi — tarik langsung dari sel Total invoice (misal Invoice!D4):
=Terbilang(Invoice!D4)&" Rupiah"Hasilnya di kwitansi:
| A | B | |
|---|---|---|
| 1 | Field | Nilai |
| 2 | Jumlah (Angka) | Rp1.500.000 |
| 3 | Terbilang | Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah |
Kalau total invoice berubah, tulisan di kwitansi ikut berubah otomatis — tidak perlu diketik ulang.
4. Template siap pakai
Template Excel untuk kasus ini sudah jadi bagian dari template gabungan "Invoice & Kwitansi Otomatis" — rumus dan format sudah aktif, tinggal isi data sendiri.
Unduh Template Excel (.xlsx) ↗Ini baru 1 dari 7 template Surat & Dokumen. Mau semuanya digabung jadi 1 file siap pakai?
Kit Surat & Dokumen Lengkap — Segera hadir